Budidaya Buah Tin Dalam Pot, Pemeliharaan Hingga Panen
Buah tin adalah buah dari surga. Buah tin merupakan buah yang istimewa karena buah tin telah disebutkan dalam 4 kitab agama. Manfaat buah tin juga banyak sekali.
Mempunyai buah tin dirumah mungkin keinginan Anda saat ini agar rumah Anda ada tanaman buah dari surga ini. Sebelum Anda memutuskan menanam buah tin di rumah, ada baiknya Anda mengetahui cara menanam buah tin. Berikut cara menanam buah tin:
Bibit Buah Tin
Bibit buah tin dapat berasal dari hasil cangkok maupun stek. Cara mencangkok buah tin dapat dilakukan pada batang atas buah tin yang masih muda/hijau dan tanpa mengerat.
Batang buah tin dibungkus dengan plastik berisi media tanam, bisa kompos, cocopit atau campuran tanah. Bungkus rapat batang buah tin dan diikat dengan tali rafiah. Penyiraman dilakukan seperlunya. Pada umur 35-45 hari akar sudah muncul pada batang cangkok, cangkokan buah tin siap untuk dipindahkan dalam media pot.
Cara lain mendapatkan bibit buah tin adalah dengan stek batang. Potong batang buah tin yang sudah tua atau yang sudah berwarna coklat tua atau hitam. Potong secara miring batang buah tin dan ditancapkan dalam media semai dari campuran tanah, pasir dan kompos. Penyiraman dilakukan seperlunya pada umur 35-45 sudah tumbuh akar dalam jumlah banyak dan stek buah tin siap dipindahkan dalam pot.
Cara Menanam Buah Tin
Bibit buah tin yang sudah siap tanam bisa dipindahkan ke dalam pot. Media tanam bisa menggunakan campuran tanah, pasir dan kompos atau cocopit, kompos dan sekam.
Penanaman buah tin dilkukan secara hati-hati agar akar dari bibit buah tin baik bibit cangkok maupun stek tidak rusak. Media tanam yang sudah disiapkan masukkan ke dalam pot. Buat lubang tanam dalam media tanam, masukkan bibit buah tin kemudian urug lagi dengan media tanam dan padatkan media tanam disekeliling batang buah tin.
Pemeliharaan
Buah tin akan tumbuh maksimal pada penyimaran maksimal. Tempatkan pot buah tin pada tempat yang tidak terhalang terkena sinar matahari.
Pemeliharaan buah tin adalah penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama penyakit. Penyiraman tidak harus dilakukan setiap hari. Penyiraman cukup untuk menjaga kelembaban tanah dengan menyiram 2-3 hari sekali.
Pemupukan bisa menggunakan pupuk NPK dan pupuk kompos. Apabila ada serangan hama dan penyakit, ambil hama secara manual atau membuang bagian tanaman buah tin yang terserang penyakit. Jika masih belum bisa dikendalikan dapat menggunakan pestisida sesuai anjuran.
Panen
Buah tin merupakan buah yang tidak mengenal musim. Buah tin setelah 4 bulan penanaman biasanya sudah menghasilkan buah siap dipanen.
Manfaat Buah Tin
Agar Anda lebih semangat dalam menerapkan cara menanam buah tin, ada baiknya mengetahui manfaat buah tin. Buah tin mempunyai manfaat antara lain :
- Mengatasi hipetensi dan jantung koroner
- Mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh
- Mencegah serangan jantung
- Baik untuk penderita diabetes
- Mencegah kanker mematikan
- Mencegah keropos tulang dan menguatkan
- Meninggikan badan secara alami
- Menggemukkan badan
- Mengatasi susah tidur atau insomnia
- Mampu mengatasi anemia tau kurang darah
- Sumber nutrisi yang baik dan lengkap
- Mengatasi sembelit atau susah BAB
- Baik untuk wasir dan ambien
- Mencegah tumor jinak dan ganas
- Mengatasi gangguan sistem pernafasan
- Mengobati bisul-bisul dan abses
- Mempercepat penyembuhan luka baru
- Mengobati sakit tenggorokan
- Mampu menurunkan berat badan
- Mencegah penuaan pada wanita manopause
- Mencegah kanker prostat
- Meningkatkan kekuatan pria di ranjang
- Merawat kesehatan dan kecantikan kulit
- Mebersihkan penyumbatan pori dan mengatasi jerawat
- Baik untuk ibu hamil dan setelah melahirkan
- Membuat berbagai makanan lezat
- Baik dikonsumsi siapa saja
- Mampu menurunkan tingkat trigiliserida
- Meluruhkan batu ginjal
- Mengontrol kadar gula dalam darah
- Meningkatkan sistem imun tubuh
Sumber: https://cybex.pertanian.go.id
