Peluang Usaha Saus Sambal Semakin Pedas
Makan tanpa sambal bagaikan sayur tanpa garam, itu mungkin sesuai bagi para penggila sambal.
Sambal menjadi menu pendamping yang mampu menggugah selera makan, dengan rasa sambal pedas membuat makan menjadi lebih lahap.
Cita rasa sambal yang nikmat pun membuat makanan akan terasa lebih enak. Kebiasaan makan sambal oleh masyarakat di Indonesia ini menjadikan peluang tersendiri.
Peluang usaha sambal menguntungkan untuk dijalankan dengan banyaknya target pasar yang dapat dibidik. Sambal ini menjadi kuliner yang mempunyai ciri khas tersendiri dan disukai banyak kalangan.
Pasar saus sambal dalam kemasan diyakini memiliki potensi yang besar dengan omzet mencapai Rp1,5 triliun seiring berubahnya pola hidup masyarakat yang membutuhkan kecepatan, kepraktisan, dan efisiensi.
Yusuf Hadi, Wakil Ketua Umum untuk Kerja Sama Program Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman (GAPMMI), menuturkan industri saus sambal dalam kemasan di Tanah Air memberi kontribusi perputaran uang yang besar. “Data yang kami memiliki perputaran dana pada pasar tersebut Rp1,3 triliun – Rp1,5 triliun,” ujarnya,
Sambal menjadi menu utama sehari – hari penggugah selera, apalagi jika pedas dari sambal sesuai dengan lidah kita. Pasti makan akan menjadi lahap dengan adanya sambal.
Oleh karena itu cara untuk memudahkan para ibu rumah tangga dan anak kos ini ialah membuat sambal kemasan. Jadi tak perlu lagi membuat sambal karena telah ada sambal kemasan yang siap dikonsumsi. Lalu, bagaimana cara membuat usaha sambal ini silahkan simak infonya sebagai berikut :
Bahan yang diperlukan untuk pembuatan saus cabai :
| No. | Nama Bahan | Berat |
| 1. | Tomat | 3 kg |
| 2. | Ubi warna kuning | 2 kg |
| 3. | Cabai | 1 kg |
| 4. | Bawang putih | 0,5 kg |
| 5. | Garam | 100 g |
| 6. | Gula | 600 g |
| 7. | Lada bubuk | 20 g |
| 8. | Cengkeh bubuk | 1 sdt |
| 9. | Kayu manis bubuk | 1 sdt |
| 10. | Tepung maizena | 120 g |
| 11. | Cuka | 2sdm |
| 12. | Air | 500 ml |
| 13. | Natrium Benzoat | 7g |
Alat yang diperlukan :
- Timbangan untuk menimbang bahan-bahan yang digunakan .
- Pisau stainless steel untuk memotong tomat, cabai, dan ubi.
- Telenan untuk alas memotong tomat, cabai, ubi.
- Baskom untuk wadah atau tempat mencuci tomat, cabai, bawang putih.
- Alat penggiling atau blender untuk menghancurkan tomat, cabe, ubi dan bawang putih.
- Gelas ukur untuk menakar bahan.
- Kayu pengaduk untuk mengaduk saus.
- Sendok untuk membantu proses pemberian bumbu.
- Dandang untuk tempat pengukusan bahan.
- Wajan besar untuk memasak saus.
- Kompor untuk memasak saus tomat.
- Saringan untuk memisahkan biji tomat dan biji cabai.
- Alat pemasang tutup botol untuk memasang tutup botol hingga rapat.
- Botol untuk wadah saus tomat.
- Saringan untuk memisahkan biji tomat dan biji cabai.
Proses Pengolahannya :
- Kupas ubi dan potong dengan ukuran kecil.
- Iris cabe tipis-tipis dan buang bijinya sampai bersih.
- Cuci bahan sampai bersih ( tomat, cabe, ubi, bawang ).
- Kukus tomat,cabe,ubi dan bawang ke dalam dandang selama 20 menit.
- Pisahkan kulit tomatnya.
- Blender tomat, cabe, ubi dan 500 ml air secara bersamaan sampai halus.
- Saring adonan saus tomat agar terpisah dari bijinya.
- Masukan bahan yang sudah dihaluskan tadi ke wajan besar, tambahkan gula, garam, lada, cengkeh, kayu manis, dan cuka.
- Larutkan tepung maizena dengan 50 ml air dan masukan ke dalam adonan.
- Masukan natrium benzoate kedalam adonan di wajan.
- Masak diatas api sedang kira-kira selama kurang lebih 30 menit sambil diaduk.
Pengemasan
Setelah saus matang, dinginkan dan kemudian masuk ke tahap pengemasan. Pastikan plastik atau botol yang kalian gunakan sudah steril dan tidak bocor.
Lalu masukkan saus ke dalam kemasan, dan kalian bisa menambahkan brand dari produk kalian tersebut.
sumber : http://www.agrowindo.com & https://pacitanmall.id
