ADVERTISMENT

Ide

Apa itu Undangan Digital? Begini Cara Memulai Bisnisnya

Artikel ditulis olehCici Hokiku

Bisnis undangan digital punya potensi besar untuk dikembangkan. Keberadaan undangan ini lebih efektif ketimbang undangan konvesional. 

Calon pengantin atau si punya hajat tidak perlu repot mengantar atau mengirimkan undangan. Cukup menggunakan undangan digital yang dikirim melalui link. 

Pastinya dengan menggunakan undangan digital, kamu lebih ramah lingkungan. Apalagi sekarang ini makin marak kampanye menjaga lingkungan. 

Mengurangi penggunaan kertas juga upaya untuk menjaga lingkungan dari kerusakan, lho. 

Apa Itu Bisnis Undangan Digital 

Undangan digital adalah pengganti undangan konvensional yang didesain dan dicetak. Belakangan, undangan ini mulai banyak digunakan. 

Dari sisi biaya undangan digital tentu lebih hemat. Pasalnya, kamu tidak perlu mengeluarkan dana untuk mencetak undangan. 

Jenis undangan ini juga lebih efisien karena lebih cepat sampai ke penerima. Jika kamu tidak memiliki kemampuan desain, tak perlu khawatir.

Ada desain template yang bisa digunakan. Kamu hanya perlu mengganti nuansa warna, foto, dan tentu saja nama mempelai dan waktu acara.

Pembuatan undangan digital sangatlah muda. Ada beberapa situs web yang menyediakan template undangan.

Kamu bisa membeli beberapa template sebagai modal awal menjalankan bisnis ini. Memilih backsound atau lagu yang tepat juga harus diperhatikan dalam pembuatan undangan. 

Tidak memerlukan waktu yang lama dalam proses pembuatannya. Jika kamu punya kemampuan desain, tentu akan memberi nilai tambah.

Keuntungan yang didapat dari satu undangan digital bisa mencapai Rp200.000, tanpa kerepotan dan hanya memerlukan waktu sebentar untuk membuat. 

Pastinya, jika kamu punya kemampuan desain, keuntungan yang didapat bisa lebih banyak.

Cara Memulai Bisnis Undangan Digital

Ada banyak alasan konsumen beralih dari undangan konvensional ke undangan digital. Mulai dari menghemat waktu dan biaya sampai ke lebih ramah lingkungan. 

Kamu tertarik untuk ikut menggeluti bisnis digital yang satu ini? Berikut ini adalah cara memulai bisnis undangan digital yang bisa kamu praktikkan.

1. Domain

Pertama, kamu harus mempersiapkan domain. Hanya dengan satu domain saja, kamu bisa membuat subdomain atau subdirektori yang bisa disebarkan oleh klien. 

Jika klien ingin menggunakan domain sendiri, tentu bisa. Namun ada biaya tambahan yang harus dibayarkan.

Pelangganmu hanya perlu menambah biaya domain saja. Untuk biaya hosting, bisa menjadi satu dengan milikmu dengan menambahkan addon domain.

Kamu tetap bisa hemat pengeluaran dan mendapatkan untung yang lebih besar dari jualan undangan ini. 

2. Hosting 

Untuk membuat situs web, tentu dibutuhkan penyedia hosting. Selain membeli domain, juga diperlukan biaya hosting sebagai modal awal. 

Beberapa webhoster menyediakan biaya hosting dengan harga yang terjangkau. Kamu bisa memilih akan menggunakan hosting reguler atau bisnis. 

3. Template Undangan 

Kamu bisa mempersiapkan beberapa template undangan yang sudah siap pakai. Kamu bisa membeli template tersebut di situs web.

Ada juga webhoster yang menyediakan gratis untuk kamu dengan syarat tertentu. Nah, jika kamu punya kemampuan desain tentu akan lebih baik. 

Kamu bisa mematok harga yang lebih untuk biaya desain undangan yang berbeda dari lainnya. 

4. Landing Page Penjualan

Namanya bisnis digital, tentunya kamu harus memiliki situs web sendiri. Nah, salah satu yang harus dipersiapkan adalah landing page pejualan. 

Landing page ibaratnya toko atau etalase yang memajang desain undangan, bagaimana cara memesan, dan detail lainnya. 

Kamu bisa memajang beberapa contoh desain undangan digital, keterangan detail yang memuat harga, dan beberapa ketentuan lainnya. 

Arahkan juga ke WhatsApp agar konsumen bisa langsung bertanya dan memesan undangan sesuai dengan keperluan mereka. 

5. Marketing 

Perihal pemasaran atau promosi bisnis undangan juga penting, lho. Bisnis jika tidak ada promosi, sama saja bohong. 

Untuk promosi atau marketing, kamu bisa menggunakan beberapa cara. Misalnya melalui media sosial, menerapkan search engine optimatization (SEO), iklan berbayar, atau melalui aplikasi berbagi video seperti TikTok. 

Kamu juga bisa bekerja sama dengan wedding organizer, foto dan videografer, atau MUA untuk mempromosikan bisnismu ini. 

Sumber: https://store.sirclo.com

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan juragan lainnya.

Artikel Terkait

ADVERTISMENT

AnekaUKM - One-stop Solution for SMEs

Copyright © 2024 AnekaUKM. All rights reserved.