ADVERTISMENT

Info

Budidaya Bayam Organik: Pembibitan, Cara Menanam Hingga Panen

Artikel ditulis olehCici Hokiku

Bayam (Amaranthus ) adalah jenis tumbuhan yang ditanam untuk diambil daunnya sebagai sayuran. Tanaman sayur ini berasal dari daerah tropik Amerika tapi sekarang sudah banyak tersebar di seluruh dunia. Tanaman ini terkenal akan kandungan zat besi yang tinggi.Bayam memiliki batang berair dan agak berkayu, daun bertangkai dengan bentuk bulat telur berwarna hijau, merah atau hijau keputihan.

Berikut adalah cara budidaya bayam:

Syarat Tumbuh

Bayam akan tumbuh dengan baik apabila di tanam di dataran tinggi dengan tanah gembur berunsur hara tinggi, curah hujan sekitar 1500 mm per tahun dengan suhu udara berkisar antara 16°C-20°C,pH tanah sekitar 6-7, ketersediaan air cukup. Tapi harus diingat bayam harus ditanam pada tempat atau lahan yang tidak terkena angin terlalu kencang karena jika terlalu kencang dapat enyebabkan tanaman roboh atau tumbang.

1. Pemilihan Bibit Benih Bayam

Biasanya biji bibit diambil dari tanaman bayam yang sudah tua yaitu sekitar 3 bulan dengan kondisi bebas dari hama dan penyakit. Benih yang dibutuhkan untuk 1 hektar lahan yaitu sekitar 5 hingga 10 kilogram.

2. Lahan Persemaian

Lahan untuk persemaian harus terbebas dari hama maupun gulma, setelah itu semaikan benih pada lahan persemaian kemudian tutup menggunakan tanah tipis saja lalu buatlah atap lahan menggunakan jerami atau plastik.

Lakukan penyiraman secara teratur yaitu pada pagi dan sore hari. Jika sudah menginjak usia tanam sekitar 1 hingga 2 minggu pindahkan kedalam pot atau polybag yang sudah diisi campuran tanah dan pupuk organik. Hingga usia tanaman 7 hari sirami terus secara teratur.

3. Lahan Tanam

Sebelum bibit ditanam pada lahan tanam, lahan tanam harus di bajak atau di cangkuli terlebih dahulu agar anah menjadi gembur dan bersih dari gulma. Setelah itu buatlah bedengan dengan lebar sekitar 150 cm dan tinggi 50 cm sedangkan panjang sesuaikan dengan jarak antar bedengan sekitar 30 cm. Kemudian beri pupuk sekitar 10 ton untuk 1 hektar lahan tanam lalu biarkan selama seminggu hingga tanah dan pupuk tercampur sempurna lalu buatlah lubang dengan jarak antar lubang sekitar 50 cm.

4. Penanaman Bibit Bayam

Setelah lahan tanam siap pindahkan bibit dari pot atau polybag pada lubang yang telah dibuat pada bedengan lalu tutup kembali menggunakan tanah. penanaman yang baik adalah pada musim hujan karena tanaman masih mendapat air yang cukup.

5. Pemeliharaan Tanaman

Penyulaman

Penyulaman dilakukan pada saat tumbuhan sudah berumur 7 hari setelah penanaman, penyiangan dilakukan dengan mengganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan agar tanaman terhindar dari gulma atau tanaman liar lain yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman bayam.

Pemupukan

Pemupukan harus dilakukan kembali agar tanaman subur dosis yang di berikan pada setiap lubang sekitar 0,5 kg.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada musim kemarau.

6. Panen 

Apabila tanaman bayam sudah mencapai usia tanam sekitar 30 hari bayam sudah bisa di panen. Cara pemanenan bisa dilakukan dengan cara di petik atau di cabut, bayam yang baik untuk dipanen adalah yang sudah mencapai ketinggian 20 cm dan belum keluar bunga. Waktu yang baik untuk panen yaitu pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas, bayam sebaiknya di panen setiap 4 hari sekali.

Sumber: https://www.faunadanflora.com

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan juragan lainnya.

Artikel Terkait

ADVERTISMENT

AnekaUKM - One-stop Solution for SMEs

Copyright © 2023 AnekaUKM. All rights reserved.